Blessed



"Adakalanya memilih untuk pergi adalah pilihan terbaik, walaupun kamu masih ingin bersamanya"


Memiliki hubungan dengan seseorang pasti untuk mencari kebahagiaan. diaman kita bisa merasakan manisnya saling mencintaidan menyayangi. Saling peduli dan mengingatkan, saling berbagi suka dan duka.Tapi bagaimana jika semua itu tidak ada kata saling dan hanya dirasakan oleh sebelah pihak?
Kamu seolah-olah lebih mencintai dirinya dibandingkan dia mencintaimu? Apakah kamu akan bertahan atau meninggalkan?
Tak masalah kamu bertahan disituasi seperti itu, karena pada dasarnya cinta tak berhak memilih untuk dicintai lagi, itu hanya ada pada dirimu, itu hanya pilihanmu. Jika hatimu merasa terus tersakiti oleh keadaan tersebut kita tak bisa menyalahkan siapapun. Orang yang jatuh cinta banyak melaukan hal bodoh sebelum cintanya benar-benar hilang.

Kamu hanya perlu mengikhlaskan diri pada situasi tersebut, merasa lebih mencintai seseorang emang sulit, tapi itu ada kebahagiaan  yang tak pernah terbayar walaupun teriringi rasa kesedihan.
Kamu tersenyum dengan rasa nyaman walaupun hati merasa sakit. Tak apa-apa jangan benci dirimu di situasi tersebut, kamu harus menghargai dirimu sendiri ketika berjuang untuk mendapatkan cintanya yang lebih besar lagi. Setidaknya kamu sudah melakukan yang teraik.
Banyak hal yang tidak bisa kita paksakan di dunia ini salah satunya membuat orang yang kita cintai jatuh cinta juga.

Aku pernah di situasi tersebut, dimana aku banyak berjuang, dimana aku banyak memperbaiki diri agar terlihat lebih baik, dimana aku banyak berusaha membuatnya bahagia, Namun itu adalah hal sia-sia yang pernah aku lakukan di dunia ini. Ketika semua orang tidak percaya akan hubunganku dengannya, tapi aku dengan rasa bangga berkata pada orang lain bahwa dia sangat mencintaiku. Aku selalu turuti apapun yang dia inginkan, dari menjaga hubungan ini agar tak diketahui orang lain sampai aku rela mengerjakan tugas-tugasnya yang bukan kewajibanku. itu bukan sesuatu yang berat untuk aku jalani karena aku mencintainya, bagaimanapun itu aku tetap bahagia.

Sampai di suatu titik, temanku memberitahuku bahwa dia sedang berpacaran dengan orang lain, tapi entah kenapa aku merasa itu hanya angin lalu yang tak ingin aku gubris. Aku masih tetap mencintainya, itu saja! Meskipun aku berpacaran dengannya, setelah aku pikir-pikir sekarang aku tak pernah memiliki kenangan yang indah bersamanya, tak pernah sekalipun tertawa lepas dengannya bahkan bercanda sedikitpun sepertinya jarang dilakukan. Bahagiaku seperti tertahan di bagian terdalam hatiku yang tertutupi oleh kesedihan. Meskipun setiap hari aku merasa sedih dan menangis aku masih bahagia karena dia ada dan dia miliku.

Tapi seberapa keraspun aku melakukannya, seberapa besarpun aku mencintainya, seberapa besarpun pengorbananku padanya, dan walaupun dia miliku tapi hanya satu yang tak bisa aku melakukan apapun, yang kenyataanya DIA TIDAK MENCINTAIKU dan aku dimanfaatkan olehnya. Aku merasa terpuruk dan sakit, aku merasa hancur dan kosong. Seolah-olah dunia meruntuhiku bertubi-tubi. Kenapa aku harus sampai ke titik itu untuk bisa melepaskannya, kenapa harus sampai ke titik itu agar aku bisa pergi darinya ?

Jika saja aku aku bisa putuskan dari awal, mungkin aku tidak akan merasa setrauma dan setakut ini untuk menjalani hubungan baru lagi. Iya memang aku bodoh, kenapa harus cape-cape menyakiti diri sendiri untuk lelaki seperti itu. Kenapa aku harus memilih bertahan , yang pada kenyataan nya aku tak pernah bahagia dengannya. Tapi itu semua telah aku lalui, entah itu kesedihan atau kebahagiaan pada kenyataannya aku pernah mencintainya. Mungkin itu adalah suatu jalan terjal yang harus aku lalui untuk mendaapatkan jalan yang lebih mulus.

Yang pada akhirnya aku menemukannya. setelah penantian 3 tahun aku dalam kesendirian, dalam ketakutan akuu dalam menghadapi cinta yang baru. Aku telah menemukan seseorang yang sangat lebih dari pada yang aku harapkan. Aku selalu bahagia setiap harinya, hari-hariku indah bersamanya, dan aku merasa di cintai. Dia seolah-olah dikirimkan Tuhan untuk menjadi pelindungku, untuk menyembuhkan rasa sakitku, dan untuk membayar kesedihan-kesedihanku dengan bahagianya.

Aku bersyukur itu kamu, dan aku selalu beryukur itu kamu lagi. Yang setiap aku terlelap dan terbangun dari tidur selalu ingat kamu. Aku seolah-olah setiap harinya merasa jatuh cinta dengan kamu dan kamu lagi. Tak ada kata yang bisa aku ungkapkan selain aku bilang sangat mmencintai kamu dan kamu. Entah kemarin, sekarang dan nanti tawaku akan selalu ada itu karena aku bersyukur selain ada keluargaku , ada KAMU.

Seolah-olah kamu sebagai pengganti dari kesedihanku sebelum-sebelumnya. Ini seperti takdir yang indah, dan aku berterimakasih atas itu semua. Karena pada kenyataannya aku menemukanmu dan memilikmu. Hanya kamu dan kamu. I Love You

VayVay


Komentar