Confused


Aku mengira-ngira apa yang tak terkira
aku menebak-nebak apa yang tak tahu
dan aku menunggu tanpa tahu siapa yang aku tunggu

Entahlah, aku ingin menjalin hubungan dengan seseorang, tapi tak mau menjalaninya. Kadang aku bosan akan hal yang terus berulang-ulang. Hatiku belum menentukan arah yang tertuju. aku tak pernah tahu dengan perasaanku, entah apa yang ingin aku capai dan yang ingin aku tinggalkan. Aku terus saja di titik kesendirian dalam kesepian. Banyak pilihan yang aku tinggalkan karena aku selalu takut, takut akan mereka yang tidak menerimaku apa adanya.
Aku hanya berharap, suatu saat nanti aku bertemu dengan seseorang yang menerima apa yang menjadi kekuranganku. Tanpa jeda, tanpa bosan, tanpa air mata dan tanpa saling menyakiti.
Aku hanya ingin hubungan itu pasti. Karena tanpa itu semua, aku hanyalah bayang-bayang dari malam yang tak pernah usai.

Aku hanya bingung, tiba-tiba saja kau hadir mengisi hari-hariku saat ini, tapi aku sulit menerima itu semua. Aku merasa tak nyaman dicintai olehmu. Mungkin aku harus menyesuaikan zona nyaman atas kesendirianku selama ini, atau karena memang aku tak benar-benar menyukaimu. Padahal waktu itu aku yakin, ada perasaan berbeda saat kita bertemu, atau saja mungkin karena aku belum siap menerima semuanya. Bagaimana caraku menyampaikan kata yang baik agar tak menyakiti hatimu, tapi aku juga tahu rasa itu, rasa dimana kau terjebak dengan orang-orang yang kau cintai. Mungkin saat ini bukan yang tepat untuk berkata apa yang aku rasakan kepadamu. Aku hanya akan menerima hati yang kau beri itu, mungkin waktu yang akan menjawab semuanya. Apa aku akan jatuh cinta kepadamu atau tidak.

Komentar